Pages

CANDI TELUK KIJING YANG HILANG

Tertera dalam prasesti hati
sebuah nama yang telah terbis, tersambar petir
bahkan jejak yang hilang
ketika pergantian tanah yang selalu tertimbun
dan terkubur tanah baru

Tertera dalam prasesti hati
sebuah cerita yang habis dimakan zaman
anak-cucu dari ibu dan nenek kami
tak pernah melihat lagi apa itu
cerita lama atau tentang muasal
sebelum mereka lahir

Tertera dalam prasesti hati
sebauh riwayat yang hilang karena kepribadian
bercerita tentang arkeolog atau kronologi
saat semua dilahirkan menjadi sejarah

Hanyalah siasat zaman
seperti relief atau aksara kuno yang belum diterjemahkan
dalam dunia baru, dunia saat kami tak melihat lagi bulan yang cerah
ketika bintang dibunuh oleh cahaya lampu jalan

Dan kini prasesti hanyalah nama dan arkeolog
yang sebatas bangkai tanpa tahu muasal dan kelahirannya.


0 komentar:

Posting Komentar